Talenta, Bakat, dan Potensi anda yang bisa menggemparkan banyak orang !!!2 min read

Dari beberapa kegiatan coaching bisnis yang saya lakukan, banyak dari para peserta coaching menyatakan bahwa seorang pelatih bisnis atau business coach yang diharapkan adalah sosok pebisnis yang sukses. Seorang pelatih bisnis diharapkan juga memiliki banyak aset dari hasil bisnisnya. Saya sering berpikir bahwa apakah sebagai seorang pelatih bisnis, kita harus memiliki kondisi ideal yang semacam itu. Padahal pada dasarnya, setiap keberhasilan bisnis itu tidak menjamin bahwa seseorang itu memiliki satu potensi keberhasilan atau mereka sudah memiliki bakat keberhasilan.

Dalam kenyataannya, seorang yang meniti sebuah jalan, mereka akan sesuai dengan selera, talenta, serta potensi kejiwaan dan akal yang dimilikinya. Seorang motivator terkenal yang bukunya sangat kita kagumi yaitu stephen covey “The 7 Habbit of highly effective people”.Dia menyatakan bahwa keberhasilan itu bisa dicapai dengan 7 kebiasaan yang efektif. Namun stephen covey sendiri ketika membuat sebuah bisnis, dia pun tidak berhasil. Apakah kemudian kita bisa mengatakan bahwa apa yang dikatakannya tidak benar? Walaupun sebagian besar dari orang-orang yang membaca buku itu dan menerapkannya, dia juga berhasil. Apakah kemudian stephen covey harus memiliki aset yang banyak dan memiliki bisnis yang besar ketika dia harus menulis sebuah buku. Inilah kesalahan-kesalahan yang mungkin banyak kita temui ketika menghadapi beberapa peserta pelatihan bisnis yang menuntut seorang pelatih bisnis harus sukses terlebih dahulu.

Kemajuan dan kesuksesan seseorang akan terhambat bila dia lalai mengukur potensinya tanpa perhitungan yang matang. Menggeluti sebuah bidang yang bukan menjadi kawasan potensinya merupakan bunuh diri bagi mereka. Jadi apa peran pelatih bisnis atau bisnis coach? Pada dasarnya, business coach adalah dia yang mencoba untuk mencari dan membantu seorang coachee atau peserta pelatihan bisnis untuk menemukan potensi terbesarnya. karena dasarnya, seseorang itu tidak harus menjadi follower atau pengikut untuk menjadi sukses, tetapi dia harus otentik atau original terhadap ide-ide yang dia miliki. Potensi, kemampuan, dan bakat kadang tidak kita sadari, kecuali dengan bantuan orang lain.

Disitulah pentingnya pelatih dan coach dalam kehidupan berbisnis. Bukan lagi coach atau pelatih bisnis, dibebani target-target yang bagaimana dia harus sukses dulu kemudian dia harus berbagi untuk membantu orang lain untuk sukses. Seorang albert einsten seorang ahli fisika dan matematika, memiliki masa lalu yang dikenal dengan seorang yang lemah, penakut, dan tidak menonjol. Namun pada suatu masa dia memiliki kegemilangan yang mencengangkan dari dalam dirinya. Kita harus menemukan potensi dan talenta yang ada pada diri kita, yang setiap apa yang kita lakukan, kita menikmatinya. Dan kita selalu mengikuti dan menikmati proses yang kita miliki.

Tinggalkan Komentar

Dapatkan Ebook Eksklusif

"CEO cukup bekerja 2 jam sebulan dengan menerapkan 5 tools ini" sekarang, GRATIS

we respect your privacy and take protecting it seriously