Jangan sampai anda terpenjara mindset ini1 min read

 

Dalam sebuah sesi coaching, saya menanyakan kepada coachee mau seperti apa dia beberapa tahun kedepan. Jawabnya “belum tahu” dan dia ingin semuanya mengalir saja. Jawaban “Belum tahu” dan “mengalir saja” menjadi jawaban yang sering ditemukan ketika kita menanyakan “Mau seperti apa anda beberapa tahun ke depan?”

Seperti kebanyakan dari kita yang sangat takut untuk menyebutkan mimpi dan keinginan kita di masa depan, Alasannya karena takut tidak terlaksana dan membuat kecewa. Mindset takut kecewa dipengaruhi beberapa faktor diantaranya:

  • Pengalaman masa lalu yang membuat kecewa
    Masa lalu kita di penuhi dengan kekecewaan. Ikut ujian tidak lulus, buka usaha ditipu orang, beli tanah sertifikat palsu, pinjam meminjam tidak amanah, bahkan trauma masa kecil yang terbawa sampai saat ini dan membentuk mindset kita.
  • Informasi yang diterima
    Salah satu sumber informasi yang masuk adalah bahan bacaan atau buku. Kalau kita suka membaca buku motivasi atau portal bisnis yang memuat banyak motivasi maka itu akan membentuk mindset kita di kemudian hari. Sedangkan membaca novel percintaan yang penuh kekecewaan dalam jangka panjang akan mempengaruhi mindset kita. Maka berhati-hatilah memilih bahan bacaan.
  • Lingkungan penuh kekecewaan.
    Dengan siapa kita bergaul akan mempengaruhi mindset juga. Apabila kita bergaul dengan sekumpulan orang yang sering patah hati dan kecewa, maka isi percakapan dengan mereka adalah rasa kekecewaan dan patah hati. Apabila kita berkumpul dengan orang yang selalu positif maka hawa positif juga akan datang secara tidak langsung. Pilihlah komunitas yang selalu optimis maka anda akan selalu positif.

Tinggalkan Komentar

Dapatkan Ebook Eksklusif

"CEO cukup bekerja 2 jam sebulan dengan menerapkan 5 tools ini" sekarang, GRATIS

we respect your privacy and take protecting it seriously