Bagaimana menghindari rasa berpuas diri2 min read

Para karyawan di perusahaan manapun bisa saja terjebak dari rasa berpuas diri. Didalam bukunya yang berjudul “Leading Change”, John P Kotter menjabarkan 6 cara untuk mengubah rasa berpuas diri yang dialami oleh para karyawan.

Pertama adalah menciptakan krisis. Krisis ini bisa diciptakan dengan membiarkan pekerjaan yang dilakukan berjalan dengan tidak normal. Kadang kita harus membiarkan perusahaan dalam keadaan keuangan yang merugi atau kita kadang membiarkan proses kerja yang keliru. Kita juga mungkin membiarkan karyawan melakukan sesuatu yang mungkin tidak sesuai dengan keinginan kita. Dengan terjadinya krisis ini, maka setiap dari kita akan berusaha fokus untuk menciptakan kondisi perusahaan yang lebih baik lagi.

Yang kedua adalah menghentikan pemborosan. Pada masa-masa comfort zone atau zona nyaman , kita merasa bahwa segala sesuatu yang kita lakukan dapat terjadi dengan begitu mudahnya. Kadang kita mengeluarkan biaya-biaya yang sebenarnya tidak diperlukan. Dengan pemborosan ini, kita akan sulit untuk mengubahnya. Ketika pemborosan terjadi, maka kita harus berpikir untuk bagaimana cara agar kondisi keuangan kita kembali membaik serta dapat meningkatkan income.

Yang ketiga adalah menetapkan target pendapatan yang sulit.  Kadang kita harus menciptakan target yang mungkin dalam pikiran kita sangat tidak mungkin atau impossible. Akan tetapi, target yang sulit dicapai merupakan keadaan yang akan merubah diri kita dan berusaha mencari cara untuk mencapai target-target tersebut. Dengan kondisi semacam ini, maka kita tidak  akan cepat berpuas diri.

Cara keempat adalah berbagi informasi pelanggan dan kinerja keuangan. Tidak banyak bahwa informasi perusahaan dan kinerja keuangan tidak dibagikan kepada karyawan atau orang-orang sekitar kita. Kita mengatakan bahwa laporan keuangan adalah rahasia, tetapi menurut saya laporan keuangan adalah sesuatu yang harus kita informasikan kepada karyawan kita. Dengan informasi tentang keuangan tersebut, mereka akan mengetahui kondisi sebenarnya dari perusahaan, termasuk ketika perusahaan dalam kondisi krisis. Keuangan perusahaan yang krisis membuat perusahaan tidak bisa mengembangkan perusahaannya sehingga mereka akan berpikir bagaimana mencari cara bersama-sama untuk keluar dari permasalahan tersebut.

 

Yang kelima adalah bagaimana kita menuntut setiap orang untuk berbicara dengan pemasok yang kecewa, konsumen yang kecewa dan pemegang saham yang kecewa. Dengan kekecewaan yang ada di sekeliling kita, maka kita akan menyadari bahwa perusahaan sedang krisis. Dalam kondisi itu, kita akan terus mencari cara bagaimana memuaskan para stakeholder kita. Dengan begitu, perubahan-perubahan akan terjadi dan karyawan tidak akan cepat berpuas diri terhadap kinerjanya.

 

Cara keenam adalah dengan melakukan diskusi yang jujur tentang masalah perusahaan. Kita kadang malu atau malas untuk berdiskusi dengan siapapun tentang  kondisi perusahaan yang krisis. Karena itu merupakan aib buat kita. Kemampuan kita untuk mengkomunikasikan kepada banyak orang tentang apa yang terjadi merupakan upaya dari kita untuk mendapatkan masukan, ide, solusi yang kita dapatkan dari banyak orang.

Keenam hal tersebut, adalah cara bagi kita untuk keluar dari rasa berpuas diri berdasarkan pemaparan dari John P Kotter dalam bukunya yang berjudul “Leading Change”. Semoga bermanfaat

Tinggalkan Komentar

Dapatkan Ebook Eksklusif

"CEO cukup bekerja 2 jam sebulan dengan menerapkan 5 tools ini" sekarang, GRATIS

we respect your privacy and take protecting it seriously