Belum memulai bisnis karena mentok di Ide Bisnis? Cek caranya disini!

Dalam kehidupan keseharian kita, sering kita temukan orang-orang yang sukses dalam menjalankan bisnisnya. Baik itu dalam bisnis online maupun bisnis secara offline. Melihat hal itu, kadang muncul keinginan kita untuk berbisnis pula. Ingin bisnis ini dan itu. Akan tetapi, perlu kita sadari bahwa dalam menjalankan bisnis tidak bisa dijalankan dengan hanya keinginan saja. Harus ada niat yang kuat dan ide bisnis yang brilian. Selain itu, kita perlu menggali ilmu dalam berbisnis sehingga bisnis yang nanti kita jalankan tidak hanya sekedar bisnis abal-abal, tetapi bisnis yang berkelanjutan. Untuk itu, kita perlu menemukan ide bisnis yang matang. Lalu bagaimana jika kita belum menemukan ide bisnis?

Ide bisnis bisa kita dapatkan dari berbagai hal. Hal pertama yang bisa lakukan adalah dengan sering-sering membaca artikel-artikel yang berkaitan dengan bisnis. Banyak platform yang menyediakan artikel-artikel tentang bisnis. Platform online seperti media sosial dan media massa online yang membahas tentang bisnis. Dengan rajin membaca tentunya akan menambah wawasan kita. Banyak bisa kita baca untuk menemukan ide bisnis, terutama dengan membaca bisnis-bisnis yang sudah sukses. Kita bisa pelajari cara dia berbisnis hingga bisnisnya bisa sukses.

Selain membaca, kita juga bisa menemukan ide bisnis dengan menonton video-video tentang bisnis yang ada di Youtube. Banyak yang bisa kita temukan hal-hal yang berkaitan dengan bisnis. Mulai dari cara menemukan ide bisnis, memulainya, menjalankannya serta strategi-strategi dalam berbisnis. Kita bisa rutinkan untuk menonton video-video bisnis. Karena dengan begitu pula kita bisa meningkatkan wawasan kita tentang bisnis. Jadi tidak hanya menemukan ide bisnis saja, banyak hal tentang menjalankan bisnis bisa kita dapatkan jika kita tekuni dalam belajar.

Terkadang kita tidak perlu menemukan ide bisnis yang baru. Kita bisa meniru bisnis orang lain. Akan tetapi kita harus punya diferensiasi atau perbedaan bisnis kita dengan orang lain dengan menonjolkan keunggulan bisnis yang kita jalani. Selain itu, kita bisa juga mengembangkan ide-ide yang ada dengan kreativitas yang kita miliki.

Hal yang tak kalah penting ketika mencari ide bisnis yaitu tekad yang kuat. Hal ini akan memberikan dorongan lebih ketika ingin mencari ide bisnis. Ide biasanya lebih mudah muncul ketika dibarengi tekad dan keinginan yang kuat. Tekad yang kuat juga harus diikuti dengan daya eksekusi yang kuat pula. Karena banyak yang memiliki ide bisnis akan tetai daya eksekusi yang rendah, maka bisnisnya tidak dimulai.

Saya berdo’a semoga yang ingin memiliki bisnis dapat menemukan ide bisnisnya dan mengeksekusinya menjadi sebuah bisnis yang sukses dan berkelanjutan sehingga dapat bermanfaat bagi orang banyak

Mengenal Kepemimpinan Transformasional. Pengusaha Perlu Tahu Ini!

Salah satu skill yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha adalah kepemimpinan. Dimana setiap orang memiliki cara dan gaya kepemimpinan masing-masing. Ada kepemimpinan yang bersifat kharismatik dimana kharisma seseorang membuat dia bisa mempengaruhi dan mendapatkan pengikut. Ada juga tipe kepemimpinan yang kolektif dimana kepemimpinan kolektif menekankan pada persetujuan banyak pihak untuk bisa mengambil sebuah keputusan. Ada juga kepemimpinan situasional di mana seorang pemimpin mengambil sebuah keputusan berdasarkan pada situasi dan kondisi yang dihadapi pada saat itu

Tipe kepemimpinan yang sangat disarankan adalah kepemimpinan transformasional. apa itu kepemimpinan transformasional? yaitu kepemimpinan dimana unsur yang paling utama adalah power atau kekuasaan. Karena tanpa kekuasaan, tanpa otoritas maka seorang pemimpin akan sulit untuk membangun unsur keduanya yaitu visi. Visi tidak akan bisa terbangun tanpa adanya kekuatan, tanpa adanya kekuasaan dan yang ketiga adalah unsur dari Kepemimpinan transformasional Adalah bahwa setelah mendapatkan kekuasaan maka dia akan memiliki keyakinan percaya diri yang akan mendukung untuk mencapai visi visi seorang pemimpin kedepan demikianlah bisa saya sampaikan bahwa kepemimpinan kedepan dibutuhkan kepemimpinan kepemimpinan transformatif di mana yang unsur yang harus kita penuhi sebagai pemimpin kekuasaan atau kekuatan atau otoritas yang kedua adalah keyakinan atau kepercayaan diri dan yang keempat adalah bagaimana membangun visi? kemudian mengeksekusinya menjadi sebuah kerja kerja nyata dalam kehidupan kita dan kebermanfaatan bagi banyak pihak

Bersaing dengan Kompetitor? Begini caranya!

Dalam berbisnis, sudah sewajarnya kita bersaing dengan kompetitor kita. Apalagi jika bisnis kita merupakan bisnis yang banyak orang lain jalankan pula misalnya bisnis kuliner. Di Kota Depok saja, hampir diatas 60% usaha bergerak dibidang kuliner. Berbagai macam kuliner tersedia mulai dari cemilan sampai skala resto atau rumah makan. Di era zaman modern seperti ini, kita harus siap menghadapi kompetitor kita. Jika tidak siap, tentu akan tertinggal dan bisnis kita akan kalah saing. Akan tetapi, dengan adanya persaingan dalam berbisnis, tidak ada yang perlu kita takuti dan khawatirkan. Rasa takut bisnisnya kurang diminati, khawatir kalah saing, dan lain-lain ketakutan lainnya.

Beberapa cara bisa kita lakukan dalam menghadapi kompetitor kita. Fokus saja pada tujuan  bisnis kita. Tidak perlu memikirkan hal-hal yang tidak penting. Jalani bisnis kita dengan tekun dan fokus terhadap bisnis kita. Terkadang rasa takut itu muncul kita melihat rumput sebelah lebih hijau. Lakukan selalu evaluasi dan inovasi pada bisnis kita. Dengan begitu kita bisa bersaing dalam berbisnis. Persaingan dalam berbisnis tidak perlu kita takuti akan tetapi dihadapi dengan sikap optimis. Persaingan ini yang akan membuat kita terpacu untuk lebih baik.

Salah satu hal yang harus kita tanam pada diri kita adalah menyakini bahwa setiap orang tidak akan tertukar rezekinya. Jatah rezeki sudah diatur oleh Allah SWT. Yang bisa kita lakukan terus ikhtiar dan semangat dalam menjalankan bisnis kita. Karena pada dasarnya rezeki kita dengan kompetitor sudah ada takarannya. Pada tidak perlu kita takut dengan kompetitor dalam berbisnis. Selain itu, meyakini bahwa bisnis ini hanya wasilah kita dalam mencari rezeki yang Allah berikan. Karena sejatinya rezeki itu bisa datang dari mana saja dan dalam bentuk apa saja.

Persaingan dalam berbisinis harus kita hadapi dengan persaingan yang sehat. Tidak perlu untuk saling menjatuhkan sesama pebisnis. Bahkan di era modern ini kolaborasi adalah kunci kesuksesan dalam berbisnis. Saling berbagi ilmu dan pengalaman antar pebisnis sehingga kesuksesan bisa didapat. Dengan begitu persaingan sehat dapat terjadi. Percayalah bahwa pikiran dan rencana yang baik akan berdampak baik pula kepada kita, begitu pula sebaliknya.

Maka dari itu, kesuksesan dalam berbisnis tergantung dari kita yang menjalankan bisnis. Selalu meningkatkan kapasitas diri menjadi hal yang wajib dilakukan oleh para pebisnis. Terus belajar, berdo’a dan berusaha dengan optimal, maka percayalah bisnis kita akan sukses pada waktunya. Percayalah.

Menjadi Pengusaha yang Matang?

Menjadi seorang pengusaha yang matang tidak dengan proses yang instant dan cepat. Dalam perjalanan menjadi seorang pengusaha, akan banyak sekali halangan dan rintangan yang menghadang. Tidak banyak orang yang dalam perjalanannya menjadi seorang pengusaha runtuh ditengah jalan karena tidak kuat menghadapi rintangan yang ada. Butuh mental yang kuat, ilmu yang matang, daya juang yang tinggi serta tidak kenal menyerah.

Setiap pengusaha akan menghadapi ujiannya masing-masing. Hal yang harus dilakukan oleh pengusaha yaitu Tanggung Jawab. Percayalah bahwa setiap ujian itu dapat diselesaikan. Banyak pengusaha yang menyerah karena menghindari masalah atau ujian yang ada. Sehingga ujian itu tidak dapat diselesaikan. Maka sikap tanggung jawab wajib dimiliki oleh setiap pengusaha. Setiap usaha yang kita lakukan tentukan akan memiliki resikonya. Menerima Resiko itulah yang harus dihadapi oleh pengusaha yang ingin matang.

Ujian menjadi seorang pengusaha yang matang itu memang berat. Seperti pepatah yang mengatakan “Pelaut handal tidak lahir dari ombak yang tenang”, maka seperti itu pengusaha yang matang. Akan ada halangan dan rintangan berat yang akan dihadapi. Akan tetapi, seberat apapun itu, harus dihadapi jika ingin menjadi pengusaha yang matang. Menyakinkan diri sendiri bahwa setiap masalah pasti ada solusinya. InsyaAllah setiap masalah yang berat pun akan bisa diselesaikan.

Setiap tahapan dalam berbisnis, tentu akan menemukan masalah demi masalah. Daya tahan seorang pengusaha akan selalu diuji. Seberapa besar ketahanan diri seorang pengusaha terhadap ujian nya akan mempengaruhi dirinya. Maka tetaplah bertahap dalam menghadapi setiap ujian. Ketahanan kita dalam menghadapi ujian akan membuat kita semakin kuat dan matang dalam menjadi seorang pengusaha

Satu hal lagi yang wajib dimiliki oleh pengusaha yang matang adalah kesabaran dalam menjadi setiap proses bisnisnya. Menikmati setiap tahapannya serta sabar dalam menghadapi ujiannnya. Percaya bahwa kesabaran itu akan manis hasilnya. Kesabaran kita dalam menjadi pengusaha yang matang akan berbuah pada waktunya. Sehingga proses demi proses yang kita jalani telah membentuk diri menjadi pengusaha yang matang